Harkitnas ke-116 Tahun, Fase Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas

96

Samarinda, 20 Mei 2024 – BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur (BPK Kaltim) menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 Tahun, di halaman Kantor BPK Kaltim, Senin (20/5) Pukul 08.00 WITA. Bertindak selaku Inspektur upacara dalam Peringatan HARKITNAS ini Kepala Sekretariat Perwakilan (Kasetlan), Ir. Indra Priyo Suseno S.T., M.AP., MH, CSFA serta dihadiri Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Pemeriksa serta seluruh pegawai BPK Kaltim.

Dalam sambutan Menteri Komunikasi Informatika RI yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Indonesia saat ini berada pada fase kebangkitan kedua dan Bangsa Indonesia tengah dihadapkan oleh tantangan dan peluang baru.

“Lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini,” ucap Kasetlan di hadapan seluruh peserta upacara.

Sesuai tema Harkitnas ke-116 yang bertajuk “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas 2045” juga dimaknai bahwa kebangkitan kedua ini untuk melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu. Rakyat Indonesia dihadapkan dengan beragam tantangan dan peluang baru di mana kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru.

“Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,” ungkap Indra Priyo Suseno.

Mengakhiri sambutannya, Kasetlan mengatakan bahwa Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi bangsa Indonesia untuk terus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri dan keyakinan.

“Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”,” pungkasnya. (fly)

Mari kita rayakan Kebangkitan Nasional Kedua Menuju Indonesia Emas!